UNAIR NEWS ā Kesehatan anak sejak dini sangat penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Sehingga stunting sebagai gangguan pertumbuhan kesehatan perlu dicegah melalui kualitas makanan rumahan. Menurunkan angka stunting, utamanya di sekitar Kampus Banyuwangi memerlukan langkah sosialisasi stunting dan komposisi makanan yang tepat. Sosialisasi Isi Piringku Dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan nomor 3, yaitu kehidupan sehat dan sejahtera, mahasiswa Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu […]
Read MoreUNAIR NEWS ā Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM SIKIA Banyuwangi berkolaborasi dengan Polres Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan vaksinasi booster pada Kamis (2/5/2022). Bertempat di Kampus Giri, program vaksinasi itu menyasar kalangan mahasiswa dan umum yang belum melakukan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga. Direktur Utama Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam Banyuwangi (SIKIA), Prof Dr dr Soetojo Sp U (K) […]
Read MoreHimpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA) Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Banyuwangi mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk CORALS x MESVIT pada Sabtu (28/5/2022). Program tersebut merupakan wujud kolaborasi departemen sosial lingkungan dan ekonomi kreatif HIMAKUA SIKIA Banyuwangi. Gandeng BLK Banyuwangi HIMAKUA SIKIA menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Banyuwangi untuk melakukan demonstrasi dan pelatihan masyarakat terkait […]
Read MoreUNAIR NEWS ā Kenaikan muka air laut yang semakin nyata di kawasan pesisir menjadi ancaman lingkungan yang dapat menghancurkan ekosistem. Kesiapan menghadapi kenaikan muka air laut perlu disiapkan sejak dini melalui edukasi peduli lingkungan, salah satunya melalui pemberdayaan tanaman mangrove. Menyadari pentingnya edukasi sejak usia dini tersebut, mahasiswa Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Banyuwangi […]
Read MoreUNAIR NEWS ā Kenakalan remaja merupakan salah satu masalah yang kerap terjadi di masyarakat. Banyak faktor yang melatarbelakangi kenakalan remaja, di antaranya faktor internal dan faktor eksternal. Kenakalan remaja memberikan dampak bagi tumbuh perkembangan remaja. Untuk itu, kenakalan remaja harus ditangani dengan cara dan upaya yang tepat. Sebanyak delapan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Mata Kuliah […]
Read MoreSelasa (25/05) Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Universitas Airlangga menyambut kunjunagn istimewa dari PSDKU Universitas Tadulako Tojo Una-Una. Universitas yang akrab disebut UNTAD tersebut menugaskan jajaran pengelola kampus yang terdiri dari 7 orang yaitu Dr. Syamsuddin, S.E, M.Si (Wakil Ketua BidangĀ Umum dan Keuangan), Lisdyanti, S.Sos (Bendahara Pengeluaran Pembantu), Sri Astuti Risma, S.Sos […]
Read MoreBanyaknya temuan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) akhir-akhir ini menimbulkan keresahan tersendiri dikalangan peternak. Dilansir dari berbagai sumber, bahwa kasus PMK di sejumlah daerah di Jawa Timur menunjukkan peningkatan kasus setiap harinya. Tidak hanya itu, pemerintah dianggap kecolongan mengidentifikasi dan mengantisipasi penyebaran virus PMK. Mengingat bahwa sebenarnya Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) pernah menyatakan Indonesia […]
Read MoreAsupan gizi pada anak sangat penting dalam mewujudkan Indonesia bebas stunting. Karena itu, pemenuhan gizi anak melalui masakan rumahan perlu diwujudkan. Salah satunya melalui pemberdayaan produk protein hewani dengan praktik pembuatan hidangan yoghurt homemade. Yoghurt Mudah Dibuat dan Ekonomis Konseptor kegiatan Gusti Ayu Illiyin Putri Santosa mengungkapkan pembuatan yoghurt rumahan mudah dipraktikan dan ekonomis. Bahan baku […]
Read MoreMemasuki pertengahan tahun 2022, peternak Indonesia dikejutkan oleh munculnya wabah penyakit yang dikenal dengan nama Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Di dunia internasional penyakit yang menyerang hewan berkuku ini disebut dengan Foot and Mouth Disease (FMD). Padahal, Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) telah menyatakan bahwa Indonesia telah bebas PMK pada tahun 1990. Berdasarkan data statistik […]
Read MoreTeknologi bioflok (BFT) merupakan salah satu sistem budidaya yang dapat menjadi alternatif akibat terbatasnya lahan dan air di masa yang akan datang. Dalam sistem ini memungkinkan penggunaan padat tebar tinggi dalam lahan terbatas tanpa harus melakukan pergantian air. Hal itu disampaikan oleh Muhammad Hanif Azhar SPi MSi dosen Akuakultur Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam […]
Read More